bagi ACEHKU dari 15 Agustus 2005
Aku sudah dengar
keharuan manaungi tanah rencong,
karena sebuah harapan
dengan langkah gembira
datang.
Kemarin,
limabelas bulan Delapan
duaribu lima yang cerah,
sebuah kesepakatan indah
terjalin indah.
Tigapuluh tahun lebih,
ketegangan menjadi bagian
aliran darah anak bangsa
di Aceh.
Kemarin,
di Helsinki di Finlandia,
pihak Gerakan Aceh Merdeka,
pihak Negara Kesatuan Republik Indonesia
duduk berdampingan
dengan senyum.
Akhirnya,
keharuan menaungi tanah rencong
karena sebuah harapan
tercipta dari sejuta harapan.
Kemarin,
aku pun terharu
aku pun mengucap doa dan asa
bagi saudaraku di tanah rencong
untuk saling menjaga harapan.




0 comments: