KEMARIN
16:18 | Author: mochihotoru

bagi ACEHKU dari 15 Agustus 2005

Aku sudah dengar

keharuan manaungi tanah rencong,

karena sebuah harapan

dengan langkah gembira

datang.

Kemarin,

limabelas bulan Delapan

duaribu lima yang cerah,

sebuah kesepakatan indah

terjalin indah.

Tigapuluh tahun lebih,

ketegangan menjadi bagian

aliran darah anak bangsa

di Aceh.

Kemarin,

di Helsinki di Finlandia,

pihak Gerakan Aceh Merdeka,

pihak Negara Kesatuan Republik Indonesia

duduk berdampingan

dengan senyum.

Akhirnya,

keharuan menaungi tanah rencong

karena sebuah harapan

tercipta dari sejuta harapan.

Kemarin,

aku pun terharu

aku pun mengucap doa dan asa

bagi saudaraku di tanah rencong

untuk saling menjaga harapan.

160805
This entry was posted on 16:18 and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

0 comments:

Life Behind Arts