DOA YANG TERNODA
01:10 | Author: mochihotoru
TUHAN Allahku! Kau tahu semua yang aku lakukan selama ini:
Aku mencari-Mu!
Aku mencari tempat-Mu dengan petunjuk imanku kepada-Mu...
Aku berusaha mengenal-Mu dari sejarah manusia...
Aku berusaha mendekati-Mu di tengah kebohongan manusia...
Aku berusaha melihat-Mu di surga dengan akal budi...

Sungguh aku tak lelah dengan semua itu
Tak peduli mereka menganggapku kafir,
Tapi demi-Mu, demi menemukan tempat-Mu, aku akan melakukannya...

Hampirhampir aku terjebak oleh dagingku sendiri
Walau sampai saat ini aku masih terpenjara olehnya

Melakukan kekejian walau aku sudah tahu aturan-Mu
--dan Kau sangat tahu akan kerapuhan jiwaku.
Tapi pencarianku ini tak akan seperti debu yang tertiup!
Karena aku yakin bahwa Kau lebih menginginkan anak manusia
Yang senantiasa memperbaiki dirinya; bukan yang mau menjadi kudus.
Dan aku akan menjadi salah satunya!

Takkan aku berhenti memohon kepada-Mu setiap hari:
Kumohon beri aku waktu!
Kumohon beri aku waktu!
Kumohon beri aku waktu!
Jangan kau kirim dulu aku ke alam maut!
Jangan biarkan Kausia-siakan pencarianku ini!

Kumohon...

Karena aku tak ingin pergi ke alam maut dengan
Membawa dosa dan kekejian besar yang telah banyak selama mencari-Mu
Dan sungguh aku takut dengan alam maut!
Aku gemetar...
Rohku gemetar...

Jika membayangkan api neraka, entah mengapa sekarang
Aku merasakan ketakutan yang sebelumnya aku anggap hanya dongeng
Tapi semakin hari aku semakin menyadari kebesaran-Mu
--terutama setelah Kautunjukkan mimpi yang membingungkan itu

Walau aku sadar, mungkin nerakalah akhirku
Terbakarlah aku karena iman tanpa perbuatan
Terhinalah aku karena iman tanpa mengikuti aturan-Mu
Terkerangkenglah aku karena iman tanpa pencarian

Tapi izinkanlah aku, wahai Tuhan ALLAH
Untuk memegang Kebenaran yang tak ternoda oleh tangan manusia
Juga untuk memberitakan Kebenaran tanpa pembenaran palsu
Kepada anak-anak-Mu; karena sungguh aku mengasihani mereka
Yang tertipu oleh ajaran manusia karena tak memakai akal budi
Aku sungguh ingin mereka melihat-Mu!
Aku tak peduli jika pada akhirnya aku tak bisa melihat-Mu!

Beri aku kepintaran seperti orang yang dinamai Paulus
Beri aku kejujuran seperti Henokh yang disebut Idris
Beri aku ketangguhan seperti Salahuddin al Ayyubi
Karena aku mau memberimu sedikit jasa untuk-Mu
--sedikit saja, sebelum aku digolongkan dengan para setan.
Aku mau mereka membuka mata lagi akalnya tentang-Mu
Bahwa Kau memang Allah Yang Satu!

Aku takkan berhenti melangkah menuju-Mu
Dan aku takkan berhenti berdoa kepada-Mu;
Beri aku hikmat yang besar!
Beri aku iman yang lurus!
Beri aku waktu!
Beri aku waktu!
Beri aku waktu!

Aku mohon beri aku waktu...
Aku ingin mencari tempat-Mu...
Aku ingin memperbaiki diriku yang sampai kini melakukan kekejian...
Aku ingin berjasa sedikit untuk-Mu sebelum aku dibakar...
Sebelum aku musnah bersama penyesalan dan kebanggaan sekaligus...

Aku tahu Kau mengasihiku...

091009
This entry was posted on 01:10 and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

0 comments:

Life Behind Arts