ANALOGI PERASAAN
01:06 | Author: mochihotoru
Hanya satu bintang?
Di hamparan langit seluas ini?
Awan saja kulihat di timur, utara, barat, dan selatan.
Tak ada yang lain...
Kecuali hitam.
Kecuali juga dingin.
Semua dalam kuasa malaikat malam.
Padahal aku ini mau melihat lyrid.
Indah, katanya, bagai kembang api.
Penasaran.. Penasaran..
Tapi... Hujan tadi masih meninggalkan awan-awan.
Menghalangi asa.
Tak mau pergi jua.
Padahal sudah lama.
Sayang sekali!
Ah... Buat apa aku bersedih begini!
Ada satu bintang lumayan terang tepat di atas.
Tak terhalang awan yang tersesat.
Entah mengapa bikin aku senang.
Juga tenang.
Mungkin karena sudah lama aku tak tengok bintang.
Dan bintang itu muncul padaku.
Biarlah walau tidak seterang asaku.
Nanti juga dia terang sendiri.
Mungkin saja jika tirai langit terbuka.
Dan dia terang sendiri.
Lebih terang daripada lyrid.
Aduhai! Apa aku mimpi?
Padahal baru mau beristirahat aku ini.
Tapi semoga saja asa itu terwujud.
Kalau bukan malam ini, mungkin malam besok.
Amin, amin...

170410
This entry was posted on 01:06 and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

0 comments:

Life Behind Arts