TATA DUNIA LAMA
00:48 | Author: mochihotoru
Cahaya yang pengap mengaburkan nuansa jiwa yang harum bak kembang bakung. Keheningan mencuri kesetian hati yang dilumuti penat dan busuk. Curiga menantang maut yan menanti di ujung gang sempit lagi temaram. Hitam semakin hitam melewati mega yang marah.

Ah, bicara apa aku ini? Menjawab suara dengkuran orang yang hanyut terpelihara mimpi. Bergulingguling ke kanan ke kiri di tengah pikiran yang semu hampir mati. Kekata mencari kediaman baru setelah lari dari perbudakan gaib di Mesir. Hadir kini menginjak tanah eksistensi setelah meludahi gurun ketiadaan.

Hore, aku bisa tulis lagi ocehan tak berangka! Persis seperti ketika berada di dunia yang sudah menjadi coklat itu. Lalu kini tunas kebinasaan sesak meretas di atas kertas membumbung ke cakrawala gulita. Merajut hidup di tengah maut yang menatap lesu di sudut kamar: tata dunia lama yang kembali telah menyakiti kehendaknya.

Gelap telah gagal membunuhku!

031010
This entry was posted on 00:48 and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

0 comments:

Life Behind Arts