AKU BUKAN LAGI PUNGGUK ITU
01:31 | Author: mochihotoru
Aku tahu dia bukan bulan yang itu
Aku bahkan tak tahu mozaik kawahnya seperti apa
Memang berbeda
Tapi dia cukup mengundang kembali
Kegilaanku yang dulu sempat mencekikku

Aku hanya memandangnya sendiri jauh di sini
Di atas dahan yang menahan pengharapanku
Tapi takkan lagi aku merindu seperti dahulu itu
Tak mau lagi ada kesiasiaan melumut
Tak mau lagi aku mendengar tawa cemooh angin malam
Tak mau lagi aku mendapat sindiran para peri pohon
Karena aku telah belajar dari kesalahan itu:
Dia tidak akan menjadi bulan kedua!

Aku memang senang melihat bulan ini
Dia memang indah dan cemerlang
Bayangannya menari-nari di benakku
Cahayanya itu yang mendadak membuatku bisa bergerak cepat
--Sama seperti bulan yang itu--
Walau tak kutahu apa yang ada di balik cahaya itu

Tapi... Ah, apa peduliku?
Aku takkan berharap menggapainya
Aku senang akhirnya muncul bulan dari balik awan
Yang bisa membuatku semangat berubah
Semangat bergerak di langit
Semangat berburu mangsa untuk bekal masa depanku!

Mm tidak...
Aku mungkin takkan memberikan mangsaku untuknya!
Dia bukan berhala yang aku berikan persembahan
Dan aku tahu dia takkan peduli:
Melihatku pun dia tidak, bukan?

Dan sudah kubilang
Dia bukan bulan yang itu
Maka aku takkan berbuat kebodohan
Seperti yang aku lakukan untuk bulan yang itu dahulu
Sekarang aku senang saja ada bulan ini
Yang cahayanya mau menemani malamku
Yang mengubah malamku menjadi terang
Yang mengubah diriku menjadi lebih baik

Ya, hampir seperti cahayanya bulan yang itu
Yang sudah aku lupakan dan takkan lagi aku lihat
Namun lembut cahayanya saja yang masih aku rasakan
(Ah, mengapa aku bernostalgia seperti ini!)

Dan aku memang suka melihat bulan yang ini
Tapi tak mau aku merindukannya
Tak mau aku sampai berharap menggapainya
Aku cuma ingin merasakan lembut cahayanya
Agar aku bisa bertahan hidup di antara hidup
Tanpa mau terhipnosis pesona yang dia berikan
Tanpa mau berharap terlalu banyak

Karena itu aku berkata:
Aku berubah bukan untuk bulan ini
Aku berubah hanya untuk Pasupati!

100811
This entry was posted on 01:31 and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

0 comments:

Life Behind Arts