Menyebalkan
Sangat
Menyebalkan
Sangat
Menyebalkan
Sangat
Menyebalkan
Sangat
Menyebalkan
Sangat
Menyebalkan
Sangat
Menyebalkan
Sangat
Menyebalkan
Sangat
Menyebalkan
Sangat
Menyebalkan
Sangat
Menyebalkan
Sangat
Menyebalkan
Sangat
Menyebalkan
Sangat
Menyebalkan
Sangat
Menyebalkan
Sangat
Menyebalkan
Sangat
Menyebalkan
Sangat
Menyebalkan
Sangat
Menyebalkan
Sangat
Menyebalkan
Sangat
Menyebalkan
Sangat
Menyebalkan
Sangat
Menyebalkan
Sangat
Menyebalkan
Sangat
Menyebalkan
Sangat
Menyebalkan
Sangat
Menyebalkan
Sangat
271211
Links to this post
Links to this post
Beginilah
Malam mengembuskan napasnya perlahan
Menyiulkan kesepian
Mereguk kesengsaraan
Membiarkan orang hanyut akan pesonanya
Karena lekukan tubuhnya itu
Membuat hilang sadar, hilang kepalsuan sejenak
Senyap
Redup
Gelap
Waktu pun bak meregang nyawa
Lalu apa makna?
Terjun sajakah aku ke ngarai?
Membiarkan mimpi terburai?
Atau aku serahkan jiwaku saja
Lalu sejenak merasa dihempas sunyi
Mengendap dalam tanah tak nyata?
Tak ada kuasa aku mencekik malam
Bukan milikku kendali semesta
Jadi harus aku berjalan
Menyalibkan diriku di bukit penantian
Menyerahkan diri pada malam
Hingga aku duduk di samping kanannya
Hingga ia lelah bersamaku
Atau memang ingin pergi
Untuk menelanjangkan dirinya di tempat lain
Dan menebarkan aroma kekuasaan
Kecekaman
Dunia kosong
Dan pengharapan
Sedang aku bangkit berjaya
Tanpa harum tubuhnya itu
Lalu hidup menghadapi nyata
Dalam airmata, dalam tawa
241211
Links to this post
Malam mengembuskan napasnya perlahan
Menyiulkan kesepian
Mereguk kesengsaraan
Membiarkan orang hanyut akan pesonanya
Karena lekukan tubuhnya itu
Membuat hilang sadar, hilang kepalsuan sejenak
Senyap
Redup
Gelap
Waktu pun bak meregang nyawa
Lalu apa makna?
Terjun sajakah aku ke ngarai?
Membiarkan mimpi terburai?
Atau aku serahkan jiwaku saja
Lalu sejenak merasa dihempas sunyi
Mengendap dalam tanah tak nyata?
Tak ada kuasa aku mencekik malam
Bukan milikku kendali semesta
Jadi harus aku berjalan
Menyalibkan diriku di bukit penantian
Menyerahkan diri pada malam
Hingga aku duduk di samping kanannya
Hingga ia lelah bersamaku
Atau memang ingin pergi
Untuk menelanjangkan dirinya di tempat lain
Dan menebarkan aroma kekuasaan
Kecekaman
Dunia kosong
Dan pengharapan
Sedang aku bangkit berjaya
Tanpa harum tubuhnya itu
Lalu hidup menghadapi nyata
Dalam airmata, dalam tawa
241211
Wahai Mama,
Sejak kaubawa aku ke dunia
Pengharapan ada dalam sorot matamu
Tak pernah padam seperti api unggun
Tak pernah gugur seperti pohon itu di musim kemarau
Masih lembut pula tanganmu untuk membelaiku
Untuk mengingatkan diriku
Pada masaku kecil
Pada timanganmu yang menjaga tidurku
Tak peduli beribu kali kuhancurkan hatimu
Tak peduli berjuta kali kuinjak kebahagiaanmu
Kau tetap tegar seperti rumput liar
Dengan senyum yang tetap tulus di bibirmu
Seperti saat awal kaulihat aku
Dalam pengharapan yang tak terjangkau dasarnya
Dalam penantian melihatku mencapai puncak Olympus
Sungguh besar kepercayaanmu
Dan itulah yang menjadi berkat
Dan Tuhan pasti memberimu upah yang besar
Sedang aku tak bisa memberi apapun
Kecuali usaha untuk membuatmu di akhir nanti
Tersenyum penuh kebanggan besar padaku
Dalam doa tak berpenghabisan untukmu
Karena sungguh kusayang engkau
Wahai Mama..
231211
Links to this post
Sejak kaubawa aku ke dunia
Pengharapan ada dalam sorot matamu
Tak pernah padam seperti api unggun
Tak pernah gugur seperti pohon itu di musim kemarau
Masih lembut pula tanganmu untuk membelaiku
Untuk mengingatkan diriku
Pada masaku kecil
Pada timanganmu yang menjaga tidurku
Tak peduli beribu kali kuhancurkan hatimu
Tak peduli berjuta kali kuinjak kebahagiaanmu
Kau tetap tegar seperti rumput liar
Dengan senyum yang tetap tulus di bibirmu
Seperti saat awal kaulihat aku
Dalam pengharapan yang tak terjangkau dasarnya
Dalam penantian melihatku mencapai puncak Olympus
Sungguh besar kepercayaanmu
Dan itulah yang menjadi berkat
Dan Tuhan pasti memberimu upah yang besar
Sedang aku tak bisa memberi apapun
Kecuali usaha untuk membuatmu di akhir nanti
Tersenyum penuh kebanggan besar padaku
Dalam doa tak berpenghabisan untukmu
Karena sungguh kusayang engkau
Wahai Mama..
231211



